Berbicara tentang bakteri menguntungkan untuk anak, apa yang terlintas di benak Anda? Salah satunya probiotik, si bakteri baik di dalam usus yang memiliki segudang manfaat bagi tubuh mulai dari melancarkan saluran cerna, meningkatkan imunitas, mengurangi intoleransi laktosa, hingga meningkatkan kecerdasan otak. Lantas bagaimana cara memberikan bakteri menguntungkan untuk anak?
Probiotik sejatinya telah ada di dalam usus secara alami. Namun pada anak-anak, ada baiknya untuk memberikan probiotik tambahan sehingga kesehatannya tetap terjaga. Berikut penjelasan terkait langkah memberikan bakteri baik yang wajib diketahui setiap orangtua!
- Berikan Makanan Tinggi Probiotik
Salah satu cara memberikan probiotik untuk buah hati adalah dengan memberikan makanan dan suplemen kaya probiotik seperti kefir, yoghurt, sauerkraut, kombucha, dan bahan fermentasi lainnya.
- Berikan Makanan Tinggi Prebiotik
Prebiotik merupakan komponen serta yang dapat menjadi makanan utama bagi bakteri baik agar dapat terus berkembang dalam tubuh. Sehingga Anda bisa memberikan buah hati makanan tinggi prebiotik guna membantu memelihara bakteri baik pada perutnya.
Serat larut dan tak larut, keduanya sama-sama berperan untuk memperlancar pencernaan anak. Sehingga buah hati pun dapat terbebas dari diare dan sembelit.
Beberapa sumber makanan serat yang dapat diberikan mulai dari bawang (bawang merah, bawang putih, bawang bombay), sayur-sayuran (bayam dan asparagus), serta susu tinggi serat.
- Berikan Makanan Tinggi Serat
Cara memberikan bakteri menguntungkan selanjutnya adalah dengan memberikan makanan tinggi serat. Populasi bakteri baik yang telah ada di dalam usus si Kecil sangat penting, sehingga Anda perlu memberikan menu makanan kaya serat contohnya buah, sayur, susu tinggi serat, hingga biji-bijian.
- Berikan Susu
Salah satu cara mendapatkan probiotik tambahan adalah dengan mengonsumsi susu. Bakteri baik ini dapat diberikan kapan saja dan susu pertumbuhan menjadi opsi tepat yang bisa dipilih para orangtua. DANCOW 1+ Nutritods dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati.
Susu pertumbuhan yang diformulasikan untuk anak usia toddler 1-3 tahun, tinggi kalsium, protein, omega 3 & 6, minyak ikan, serat pangan inulin, 0 gram sukrosa, dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacollus rhamnosus. Lactobacillus rhamnosus adalah salah satu jenis probiotik dimana dapat membantu melindungi saluran cerna si Kecil.
Tak Perlu Melarang Anak Bermain di Luar Rumah
Setiap anak pasti senang bermain, baik bermain sendiri dengan mainannya di dalam rumah atau di luar rumah bersama dengan teman-temannya. Tak perlu khawatir ketika anak bermain di rumah, karena aktivitas bermain rupanya dapat membantu kematangan mental anak dan mendukung mikroba usus agar lebih kuat.
Meskipun begitu, orangtua tetap harus selalu mengawasi mereka ketika bermain di luar. Setelah itu ajarkan si Kecil untuk terbiasa mencuci kaki dan tangan atau mandi setelah selesai bermain dari luar.
Itulah cara memberikan bakteri menguntungkan untuk anak, agar kesehatannya tetap terjaga. Semoga bermanfaat!