Pengguna Windows Mencapai Lebih Dari 1 Miliar

Raksasa software Microsoft mengatakan bahwa work from home selama pandemi sudah menambah angka permintaan atas komputer laptop dan desktop. Buntutnya, jumlah pengguna Windows 10 ikut terdongkrak.

Di dalam earnings call laporan keuangan terbarunya terhadap 28 April kemarin, Microsoft pun mengumumkan jumlah pengguna Windows 10 bertambah 300 juta di 2020. Angka keseluruhannya kini mencapai 1 miliar lebih.

Setahun lalu, di April 2020, pengguna Windows 10 masih berada di kisaran 1 miliar. Terhadap Maret 2019, angkanya 800 juta. Signifikan perkembangan pengguna Windows 10 di 2020 lebih cepat berasal dari sebelumnya.

Meski demikian, belum seluruh pengguna komputer udah menggunakan Windows 10 map combo ets2. Suatu riset berasal dari Kaspersky misalnya, mengungkap bahwa 22 % pengguna PC masih bertahan bersama dengan Windows 7 yang telah bukan kembali mendapat update keamanan.

Didalam kesepatan yang mirip, Microsoft juga menyampaikan laporan keuangan untuk kuartal yang berakhir 30 Maret 2021. Corporate yang bermarkas di Redmond, Washington tersebut memperoleh pendapatan sebesar 42 miliar dollar AS atau kira-kira Rp 590 triliun (Kurs Rp 14.000).

Angka itu lebih tinggi berasal dari estimasi para analis yang memproyeksi pendapatan sebesar 42.1 miliar dollar AS (Kurang lebih Rp 600 triliun). Keuntungan higienis yang dihasilkan Microsoft mencapai 16 miliar dollar AS (Lebih kurang Rp 200 triliun), naik 40 % secara tahun over th (Yoy).

Microsoft Cloud

Kinerja Microsoft yang solid didorong oleh Office 365 dan layanan komputasi awan Azure.

“Selama setahun pandemi, kurva adopsi digital bukan melambat,” kata CEO Microsoft, dirangkum ets2indo.com berasal dari berbagai situs web, Kamis (2022).

“Kita membangun komputasi awan untuk dasa warsa kelanjutannya, memperluas pasar kita dan berinovasi di tiap-tiap lapisan teknologi untuk menunjang pelanggan kita jadi andal dan bertransformasi,” imbuhnya.

Untuk layanan komputasi awan Microsoft, pendapatannya tercatat sebesar 18 miliar dollar AS (Lebih kurang Rp 250 triliun), naik 35 prosen secara Yoy.

Pas tersebut, pendapatan berasal dari kategori Productivity and Business Processes mencapai 15 miliar dollar AS (Kurang lebih Rp 200 triliun), naik 12 % berasal dari year lalu.

Pendapatan Linkedin tercatat naik 20 prosen dan product berasal dari kategori Dynamics dan layanan komputasi awan juga naik 30 prosen. Pendapatan di kategori More Personal Computing tercatat sebesar 14 miliar dollar AS (Kurang lebih 190 triliun).

Pas tersebut, pendapatan Windows OEM naik 10 prosen, Windows Commercial dan layanan komputasi awan naik 10 prosen, konten Xbox naik 34 prosen, Search and Advertising naik 17 prosen, dan Microsoft Surface naik 12 %.