Perbedaan BNI Sekuritas Reguler dan Syariah

Bagi anda yang berminat untuk mencoba melakukan transaksi saham online dengan tetap memakai prinsip syariah maka anda bisa memilih BNI Syariah yang merupakan sekuritas terbaik. Tentu terdapat perbedaan BNI sekuritas reguler dan syariah dalam perusahaan sekuritas ini.

Pengertian BNI Esmart Syariah

Melalui Esmart Syariah, perusahaan sekuritas ini menawarkan sistem investasi online. Adapun Esmart Syariah dibentuk berdasarkan fatwa MUI serta sudah memperoleh legalitas dengan sertifikasi dari pihak Dewan Syariah Nasional. Berikut ini adalah pengertian BNI Esmart Syariah serta perbedaan antara BNI sekuritas syariah dan reguler.

BNI Esmart Syariah merupakan sebuah aplikasi transaksi saham secara online yang dibuat guna mempermudah calon investor yang ingin berinvestasi saham pada perusahaan pilihan yang sudah terdaftar dalam DES (Daftar Efek syariah). Dalam transaksi saham tersebut, indeks yang dipakai yaitu  Indeks Saham Syariah.

Perbedaan BNI Sekuritas Reguler & Syariah

1. Tarif

Yang membedakan antara BNI sekuritas reguler dan BNI Esmart Syariah yaitu tarifnya. Setiap transaksi saham pada Esmart Syariah tidak menekankan biaya bagi para investornya untuk biaya transaksi. Hal ini karena layanan BNI Esmart Syariah menekankan free biaya transaksi untuk mempermudah para investor.

Adapun dalam BNI sekuritas reguler menetapkan biaya transaksi saham secara online pada kegiatan jual beli saham mereka. Besaran komisi pun juga ditetapkan bagi pembelian saham yakni 0,25% sedangkan untuk penjualan adalah 0,35%. Sedangkan untuk transaksi jual beli online dibebankan biaya 0,3% untuk jual dan 0,2% untuk beli.

2. Penghormatan Pada Prinsip Syariah

Perbedaan lain antara BNI sekuritas reguler serta syariah yakni terkait penghormatan terhadap berbagai prinsip dalam syariah Islam. Dalam perusahaan sekuritas reguler kurang mengaplikasikan prinsip agama Islam. Sedangkan untuk perusahaan sekuritas syariah menekankan prinsip syariah Islam dalam setiap kegiatannya.

3. Pendapatan

Dalam perusahaan sekuritas syariah, jumlah pendapatan yang didapat harus lebih kecil dibandingkan pendapatan usaha guna meminimalisir tersangkutnya pendapatan secara tidak halam. Adapun dalam perusahaan sekuritas reguler, umumnya lebih mengutamakan penghasilan yang maksimal serta tanpa batas.

Demikian beberapa perbedaan BNI sekuritas reguler dan syariah yang sebaiknya anda ketahui. Bagi anda yang berminat untuk berinvestasi di pasar modal maka anda dapat mempertimbangkan perbedaan sekuritas diatas sebelum memilih perusahaan yang anda inginkan.